Impor China Catat Pertumbuhan Tertinggi 10 Tahun, Data Ekspor Mengecewakan

Impor China Catat Pertumbuhan Tertinggi 10 Tahun, Data Ekspor Mengecewakan

vesting.com - Impor Cina tumbuh pada laju tercepatnya dalam satu dekade di bulan Mei dan datanya didorong oleh lonjakan harga komoditas yang terjadi baru-baru ini. Namun, pertumbuhan ekspor lebih rendah dari yang ekspektasi untuk bulan yang sama.Data perdagangan yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional China sebelumnya menunjukkan import tumbuh sebesar 51,1% tahun ke tahun, tepat di bawah 51,5% menurut perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com tetapi di atas sebesar 43,1 untuk bulan April. Pertumbuhan tersebut merupakan yang tercepat sejak Januari 2011.Sementara itu, data juga menjelaskan ekspor tumbuh sebesar 27,9% tahun ke tahun, di bawah perkiraan 32,1% yang disiapkan oleh Investing.com dan 32,3% dari bulan April. Neraca perdagangan mencapai $45,53 miliar, di bawah perkiraan $50,5 miliar yang disiapkan oleh Investing.com tetapi di atas angka April senilai $42,86 miliar.Pemulihan permintaan di pasar negara maju seperti AS terus mendorong perekonomian China, di samping gangguan COVID-19 di negara-negara manufaktur lain yang juga mendorong ekspor. Namun, eksportir menghadapi tantangan bahan baku dan biaya pengiriman yang lebih tinggi, kemacetan logistik dan penguatan yuan.Harga komoditas seperti batu bara, baja, bijih besi, dan tembaga telah naik pada tahun 2021, berkat pelonggaran tindakan pembatasan COVID-19 di samping likuiditas yang melimpah secara global.Yuan juga telah memperpanjang reli baru-baru ini yang membuatnya naik mendekati level tertinggi tiga tahun terhadap dolar. Kekuatan mata uang China belum mengurangi surplus perdagangan negara itu, tetapi bisa berarti harga terus lebih tinggi bagi konsumen AS.Pemerintahan Presiden AS Joe Biden juga saat ini sedang meninjau kebijakan perdagangan AS-China menjelang berakhirnya masa kesepakatan Tahap Satu pada akhir 2021 mendatang.